WhatsApp Icon
Teladan Pemimpin Bayar Zakat Wali Kota Ajak ASN Teladani Budaya Berzakat

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk meneladani budaya membayar zakat sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama. Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Teladan Pemimpin Membayar Zakat yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (9/3/2026).

 

Edi menekankan bahwa zakat bukan hanya kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga wujud kepedulian sosial kita. Melalui zakat, kita dapat menegakkan keadilan, memperkuat solidaritas, serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya usai menunaikan zakat yang diterima langsung oleh pengurus Baznas Kota Pontianak.

 

Ia menyebutkan, jumlah penduduk Pontianak saat ini mencapai sekitar 673 ribu jiwa. Berdasarkan data terbaru, tingkat kemiskinan pada tahun 2025 berada di kisaran 4 persen atau sekitar 27.721 warga yang masih membutuhkan dukungan berbagai pihak.

 

Menurutnya, pemerintah telah menyalurkan sejumlah program bantuan sosial seperti bantuan non-tunai, Program Keluarga Harapan (PKH), hingga bantuan sosial dari Pemerintah Kota Pontianak. Namun demikian, berbagai bantuan tersebut belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Karena itu, bantuan dari masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah sangat dibutuhkan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.

 

Edi menambahkan, keberadaan Baznas memiliki peran strategis dalam pengelolaan dan penyaluran zakat. Melalui lembaga resmi tersebut, penyaluran zakat dapat dilakukan secara lebih terorganisir, amanah, dan tepat sasaran.

 

“Penyaluran zakat melalui lembaga resmi seperti Baznas tentu lebih terjamin amanahnya dan dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pontianak, Sulaiman, berharap seluruh ASN maupun masyarakat di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak dapat menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, khususnya melalui Baznas Kota Pontianak.

 

“Harapan kami, seluruh ASN maupun masyarakat yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak dapat menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi, terutama melalui Baznas Kota Pontianak, karena selama ini kami selalu bersinergi dengan program-program pemerintah yang ada di Kota Pontianak,” ucapnya.

 

Ia menjelaskan, Baznas Kota Pontianak juga membuka sejumlah gerai penerimaan zakat di berbagai lokasi strategis guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajibannya. Saat ini terdapat sekitar sepuluh gerai yang tersebar di beberapa tempat, di antaranya di pusat perbelanjaan dan fasilitas publik.

 

“Gerai penerimaan zakat kami ada di beberapa lokasi seperti Megamal Ramayana, Mitra Mart, Rumah Sakit Kota, serta di lingkungan kantor Pemerintah Kota dan beberapa titik lainnya,” jelasnya.

 

Selain itu, Baznas juga membuka layanan pengumpulan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang sebagian besar berada di lingkungan masjid. Melalui UPZ tersebut, masyarakat juga dapat menyalurkan zakat di lokasi yang paling dekat dengan tempat tinggal mereka.

 

Sulaiman juga menyampaikan bahwa untuk tahun ini besaran zakat fitrah telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Baznas Provinsi Kalimantan Barat, yakni sebesar 2,7 kilogram beras per jiwa.

 

“Melalui kegiatan Teladan Pemimpin Membayar Zakat ini, diharapkan para pimpinan daerah dan ASN dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, terutama di bulan suci Ramadan, sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Pontianak,” tutupnya.

09/03/2026 | Kontributor: Humas baznas ptk
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG

*SIARAN PERS*

_Nomor: 102/HUM-BAZ/II/2026_

Senin, 23 Februari 2026

 

BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG

 

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan, pemanfaatan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.

 

“Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026). 

 

Ia menegaskan, ZIS hanya dapat diperuntukkan bagi delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana diatur dalam syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab atau hamba sahaya, gharimin atau orang yang terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal.

 

Menurut Rizaludin, ketentuan tersebut menjadi rambu atau dasar utama dalam tata kelola zakat di BAZNAS sehingga seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian  harus tetap berada dalam koridor syariah dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku.

 

Lebih lanjut, Rizaludin menjelaskan, secara kelembagaan maupun sumber pendanaan, program MBG dan pengelolaan zakat berada pada sistem yang berbeda. Program MBG merupakan program pemerintah yang dibiayai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang penggunaannya diatur secara ketat dalam syariat Islam.

 

"Karena itu, penggunaan dana zakat tidak dapat dialihkan untuk program yang tidak masuk dalam kategori asnaf, termasuk program MBG," ujarnya. 

 

Ia menambahkan, pengelolaan zakat di BAZNAS juga berpedoman pada prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi dasar agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai ajaran agama, tetapi juga taat hukum dan mendukung kepentingan bangsa.

 

Dalam implementasinya, Rizaludin menyampaikan, program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk dalam kategori delapan asnaf.

 

Sejalan dengan itu, Rizaludin juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat.

 

Ia menegaskan, amanah para muzaki tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin serta kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia.

 

“Kami (BAZNAS) menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Masyarakat bisa melihat laporan secara keseluruhan di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” ujar Rizaludin.

28/02/2026 | Kontributor: Humas baznas ptk
Hangatkan Ramadhan, BAZNAS Kota Pontianak Berbagi dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

 

Jumat (27/02/2026), BAZNAS Kota Pontianak menggelar acara buka puasa bersama 60 anak yatim di aula kantor BAZNAS Kota Pontianak dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan 60 paket bingkisan yang dibagikan kepada seluruh anak yatim yang diundang sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan. Acara ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kota Pontianak beserta para pendamping yang turut mendampingi anak-anak. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan penuh kehangatan, diawali dengan bermain games, dilanjutkan dengan mendengarkan kajian singkat, kemudian buka puasa bersama, dan ditutup dengan pelaksanaan shalat berjamaah.

27/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PTK
Syiar BAZNAS Kota Pontianak melalui gerai zakat di 10 lokasi sudah tersedia

Ingin beramal tapi terkendala waktu?

Sekarang tidak lagi

Gerai BAZNAS Kota Pontianak hadir di 10 titik kantor pemerintah dan swalayan, memudahkan masyarakat kota pontianak untuk menunaikan zakat, infak, sedekah dan fidyah kapan saja.

10 titik lokasi gerai Baznas Kota Pontianak:

1. Kantor Wali Kota/Kesra

2. Kantor Terpadu/Disdukcapil

3. RSUD SSM Alkadrie

4. Mal Pelayanan Publik

5. Ayani Mal

6. Mitra Mart Kota Baru

7. Mitra Mart Sungai Jawi

8. Harmonis Ampera

9. Xing Mart

10. Ramayana

 

Sambil beraktivitas, sambil berbelanja… tetap bisa berbagi

Mari bersama sucikan harta, kuatkan sesama, dan tebarkan manfaat di bulan Ramadhan ini untuk Pontianak yang lebih sejahtera.

#GeraiBAZNAS #BAZNASPontianak #ZakatInfakSedekah #PontianakBerbagi #ZakatMudah

23/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PTK
Zakat Menguatkan Indonesia: Sinergi BAZNAS Kota Pontianak bersama UPZ Masjid dan Surau se-Kota Pontianak

Pontianak - Sabtu (7/2/2026) BAZNAS Kota Pontianak melaksanakan RAKORDA IX dengan mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia”. Pemerintah Kota Pontianak menegaskan peran strategis zakat sebagai instrumen sosial dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketimpangan sosial. Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Ismail, saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) IX Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid dan Surau se-Kota Pontianak. Ismail menilai zakat bukan hanya bernilai ibadah personal, tetapi juga memiliki kekuatan sosial dalam mempererat persatuan dan mewujudkan keadilan sosial.

Menurut Ismail, visi pembangunan Kota Pontianak yang menekankan kesejahteraan dan nilai kemanusiaan selaras dengan peran strategis zakat. Ia menekankan pentingnya peran UPZ masjid dan surau sebagai ujung tombak pengelolaan zakat di masyarakat. Dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel, zakat diharapkan tidak berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi mampu mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Ia juga mendorong optimalisasi peran masjid dan surau sebagai pusat ibadah, pendidikan moral, serta pemberdayaan sosial dan ekonomi melalui penguatan sinergi, digitalisasi tata kelola zakat, dan peningkatan literasi zakat.

Dalam acara RAKORDA ini, Baznas Kota Pontianak juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program FISMA (Follow Infak Solidaritas Mahasiswa) bersama dua perguruan tinggi, yakni Universitas Tanjungpura dan Universitas PGRI Pontianak. Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Baznas dan dunia pendidikan dalam mendorong partisipasi mahasiswa dalam gerakan infak solidaritas, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui Zakat Infak Sedekah (ZIS).

 

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pontianak, Sulaiman, menyampaikan bahwa Rakorda menjadi momentum strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat peran UPZ dalam pengelolaan zakat yang sesuai regulasi serta berdampak nyata bagi umat. Baznas terus mendorong peningkatan kapasitas pengurus UPZ dari sisi administrasi, pelaporan, dan pemahaman aturan zakat. Ia menilai potensi zakat di Pontianak masih sangat besar dan perlu dioptimalkan melalui kolaborasi yang solid antara Baznas dan UPZ. Melalui Rakorda ini, diharapkan masjid dan surau semakin berperan sebagai pusat pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.

07/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PTK

Berita Terbaru

Silaturahim Baznas Kota Pontianak Bersama UPZ Masjid
Silaturahim Baznas Kota Pontianak Bersama UPZ Masjid
Zakat merupakan salah satu rukun islam yang ketiga, dimana kaum muslimin dan muslimat diwajibkan untuk membayarnya. Dalam Al-Quran surat At-Taubah ayat 103 Allah berfirman: Artinya: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (At-Taubah: 103). Dari ayat tersebut jelas bahwa salah satu tugas Badan Amil Zakat (BAZNAS) adalah mengumpulkan zakat dari kaum muslimin dan muslimat baik itu zakat mal, zakat fitrah, maupun infak dan sedekah. Zakat, infak, dan sedekah yang terkumpul tersebut akan didistribusikan kepada 8 (delapan) asnaf sesuai dengan perintah Allah dalam Al-Quran surat At-Taubah ayat 60, yang mengatakan: “Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, para amil zakat, orang-orang yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) para hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang-orang yang sedang dalam perjalanan (yang memerlukan pertolongan), sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana”. Bertempat di aula Baznas Kota Pontianak, telah dilaksanakan kegiatan silaturahim Baznas Kota Pontianak bersama Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) masjid-masjid yang ada di Kota Pontianak. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis 1 Februari 2024. Silaturahim yang dihadiri para pengurus UPZ masjid ini bertujuan untuk mensosialisasikan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan zakat. Penyampaian materi diberikan oleh pimpinan-pimpinan Baznas guna memberikan pemahaman kepada UPZ. Dalam kegiatan ini juga membahas mengenai pentingnya setiap UPZ memiliki Surat Keputusan (SK) yang berguna untuk kedepannya. SK sendiri memiliki arti penting sebagai kekuatan hukum, karena menurut UU No. 23 Tahun 2011 Bab VIII Pasal 38 menyebutkan “Setiap orang dilarang dengan sengaja bertindak selaku amil zakat melakukan pengumpulan, pendistribusian, dan atau pendayagunaan zakat tanpa izin pejabat yang berwenang.” Silaturahim yang dilaksanakan berjalan lancar, harapan kedepannya baik Baznas maupun UPZ dapat terus mengoptimalisasikan pelayanan zakat.
BERITA01/02/2024 | ria
Aksi Percepatan Penurunan Stanting
Aksi Percepatan Penurunan Stanting
Aksi Percepatan Penurunan stanting Kota PontianakTurut Hadir Pj Walikota Pontianak Bapak Drs. Ani Sofian, MM dan PJ ketua TP. PKK kota pontianak (Selasa, 16 Januari 2024), Posyandu Kartini II, Jl. Tanjung Raya 2, Komp. Bali lestari, Kelurahan Saigon Pontianak Timur..Mari begabung untuk memenuhi kebutuhan saudara kita yang terdampak stanting di Kota Pontianak melalui:BSI 7777550076Informasi & Konfirmasi:Wa : 082 117 700 100_________________Media : fb | ig | yt | tok baznas.pontianakWeb : kotapontianak.baznas.go.id
BERITA16/01/2024 | Pindi
Kolaborasi Baznas Pontianak, Kuburaya, dan Kalbar menyelenggarakan Sunatan massal 1000 anak
Kolaborasi Baznas Pontianak, Kuburaya, dan Kalbar menyelenggarakan Sunatan massal 1000 anak
Pontianak – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat, BAZNAS Kota Pontianak, BAZNAS Kabupaten Kubu Raya PONPES Sulaimaniyah, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan PPNI menggelar kegiatan khitanan massal di Ponpes Tahfidz Sulaimaniyah Saleh At-Tamimi yang beralamat di Jl. Selamat 1, Sungai Jawi Luar, Kec. Pontianak Barat. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari dari Jum’at-Minggu (22-24/12/2023). Turut serta hadir, Bpk. H. Mulyadi Perwakilan Karo Kesra Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Prov Kalbar, Direktur RSUD Soedarso, Drg. Hari Agung Cahyadi, Ketua IDI Prov. Kalimantan Barat, IDI Kota Pontianak, Ketua PPNI Wilayah Prov Kalimantan Barat, Bpk. Haryanto, Perwakilan dari Walikota Pontianak, Direktur dan Komisaris Bank Kalbar, Pimpinan Bank Kalbar Syariah, Pimpinan Bank Syariah Indonesia, Pimpinan Bank BTN Syariah, JAMKRIDA, Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Pimpinan BAZNAS Kota Pontianak, Pimpinan BAZNAS Kab. Kubu Raya, Ketua LAZ BMI. Kegiatan tersebut bertemakan “Manfaatkan Waktu Libur Anak Pondok Khitanan Spesial Dokter Turki Profesional” Ali Ersöz sebagai perwakilan dari Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah, mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh elemen-elemen yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini, terutama kepada BAZNAS dan pihak-pihak yang terkait di Provinsi Kalimantan Barat. “Semoga kegiatan ini sebagai langkah awal untuk menjalin kerjasama di event-event selanjutnya, kami mengucapkan selamat kepada adik-adik yang akan melaksanakan sunat disini, karena ini merupakan bagian dari syariat islam, semoga adik-adik menjadi anak yang shaleh di kemudian hari.” ujar Bpk. Ali. Sambutan Pimpinan Ponpes Sulaimaniyah Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Uray M. Amin, ST menyampaikan, kegiatan sunat massal dari Jum’at hingga Ahad dengan jumlah peserta 590 orang. “Saya sebagai perwakilan dari teman-teman BAZNAS Kota Pontianak dan BAZNAS Kab. Kubu Raya mengucapkan terima kasih khususnya Pondok Sulaimaniyah Turki yang bisa menghadirkan kerjasama ini, kemudian IDI, PPNI yang juga akan terlibat dalam kegiatan ini, Ini merupakan pertama kali kerjasama kami dengan Ponpes Sulaimaniyah Turki,” Ia berharap kegiatan tersebut menjadi kegiatan kontinyu dan berkelangsungan untuk ke depannya. “Mudah-mudahan nanti kita buat yang lebih baik lagi, yang penting para Dokternya bisa datang lagi ke Pontianak, minimal 6 bulan sekali, di tengah dan di akhir tahun.” ujar UMA. Sambutan Ketua BAZNAS Prov. Kalbar, Uray M. Amin, ST Kepala Biro Kesra, Ir. Mulyadi, M.Si menyampaikan pesan dari PJ Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes. bahwa ia memberikan dukungan, support serta penghargaan kepada seluruh elemen dan pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, “Kegiatan ini merupakan kegiatan yang membawa anak bangsa ini menuju sehat, karena sunnat ini salah satu cara untuk menggapai kesehatan dan kebersihan dari alat reproduksi, yang kedua, Ia memberikan apresiasi pada kegiatan khitanan massal tersebut dan berharap bahwa kegiatan tersebut menjadi kegiatan yang berkelangsungan, “Kegiatan ini Insya Allah kami doakan terus dilaksanakan di lain waktu, di tempat yang berbeda, pada kondisi-kondisi yang akan membawa kebaikan kepada kita semuanya lewat sunatan massal ini semoga terutama untuk Yayasan Sulaimaniyah,” Ia juga berharap kepada Pondok Pesantren Sulaimaniyah tersebut agar dapat tumbuh berkembang maju untuk memajukan anak bangsa muslim terutama para muslim yang ada di Kota Pontianak, “Semoga kita doakan ada nanti Yayasan Sulaimaniyah yang bisa ada dan tumbuh di semua Kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Barat. Semoga anak-anak yang mengikuti kegiatan ini dan yang belajar di Yayasan ini menjadi orang-orang terbaik dan shaleh.” ujar Bpk. Mulyadi Sambutan Kepala Biro Kesra Ir. Mulyadi, M.Si Acara tersebut dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan atas kerjasama dan kontribusi kepada Ponpes Sulaimaniyah Saleh At-Tamimi kepada IDI Provinsi Kalimantan Barat, PPNI Provinsi Kalimantan Barat, IDI Kota Pontianak, Ketua BSI Kalimantan Barat, Penyerahan Plakat kepada Ponpes Sulaimaniyah oleh Kepala Biro Kesra Ir. Mulyadi, M.Si Penyerahan Plakat Kepada IDI Kalbar oleh Pimpinan BAZNAS Kota Pontianak, Sulaiman. S.Sos.I Penyerahan Plakat kepada PPNI Kalbar oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalbar, Uray M. Amin, ST Sesi Foto Bersama Sesi Foto Bersama Para Peserta Khitanan Massal Prosesi Khitanan
BERITA22/12/2023 | Pindi
Pembagian Paket untuk Muallaf Binaan Saudara Seiman Masjid Kapal Munzalan Ampera
Pembagian Paket untuk Muallaf Binaan Saudara Seiman Masjid Kapal Munzalan Ampera
AlhamdulillahirabbilalaminTelah terlaksananya pembagian paket keluarga sebanyak 50 kantong, untuk di distribusikan kepada para muallaf binaan Saudara Seiman Masjid Kapal Munzalan, dalam rangka Tabligh Akbar Pada hari Senin, 28 Agustus 2023 Masjid Kapal Munzalan Jl. Ampera, pontianak Kota.Dengan terlaksananya distribusi ini semoga menjadikan para muallaf untuk tetap istiqomah dalam belajar agama islam.Aamiin Ya Rabbal 'lamiin...._________________Wa : 082 117 700 100Media : fb | ig | yt | tok baznas.pontianak
BERITA29/08/2023 | Rifqi
Harta Pak Amat Ludes di lalap Api di Jl. Adisucipto
Harta Pak Amat Ludes di lalap Api di Jl. Adisucipto
BAZNAS TANGGAP BENCANA Kebakaran melanda rumah pak amat dan semua barang barang di dalamnya, hartanya ludes dilalap api di Gg. Nusa Indah Jl. Adi Sucipto, Pontianak Tenggara, pak amad harus bekerja keras demi memberikan kebutuhan kepada anaknya sebatangkara yang duduk di bangku sekolah dasar saat ini. BAZNAS KOTA PONTIANAK turun membantu pak amat untuk kebutuhan sehari-hari dari sembako perlengkapan masak, dan tempat tidur kepada pak Ahmad agar mereka hidup lebih layak. #baznas #baznaspontianak #baznastanggapbencana #kebakaran
BERITA25/08/2023 | Pindi
Bantuan Biaya Berobat untuk Korban tertimpa jembatan Gantung, Sekadau
Bantuan Biaya Berobat untuk Korban tertimpa jembatan Gantung, Sekadau
Jembatan gantung di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat (Kalbar) ambruk ketika warga asyik mengikuti dan menonton perlombaan menangkap bebek, Kamis (17/8/2023). BAZNAS Kota Pontianak bekerjasama dengan BAZNAS Provinsi KALBAR menyalurkan bantuan biaya pengobatan untuk korban yang tertimpa jempatan gantung nanga taman, 17/8/2023
BERITA21/08/2023 | pindi
Bencana Kabut Asap Menyelimuti Kota Pontianak
Bencana Kabut Asap Menyelimuti Kota Pontianak
Kebakaran hutan dan lahan yang terus meluas sebabkan kualitas udara di Kota Pontianak kian tak sehat. Memperburuk kondisi kemarau saat ini. Balita, anak-anak, ibu hamil dan lansia adalah kelompok masyarakat paling rentan terdampak. Mereka terpaksa bernafas menghirup udara yang bercampur asap dan hujan abu sepanjang hari. Gangguan pernafasan, radang tenggorokan, iritasi mata, gangguan kehamilan dan janin, peningkatan risiko kanker paru-paru dan jantung pun menjadi ancaman. BAZNAS Tanggap Bencana Menyelurkan masker kepada pengguna jalan di simpang tugu digulis di 2 titik.
BERITA21/08/2023 | Rifqi
100 anak mengikuti sunatan massal dalam memeriahkan HUT RI 78
100 anak mengikuti sunatan massal dalam memeriahkan HUT RI 78
Pontianak (Pindi)_ Dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke 78, Badan Amil Zakat Nasional Kota Pontianak (BAZNAS) Bersama DPD IKM Kota Pontianak menyelenggarakan sunatan massal sebanya 100 anak du’afa di Gg. Cendana, Jl. Merdeka Pontianak Kota. Turut hadir walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, untuk membuka secara resmi kegiatan bakti social ini, ia berharap masyarakat kota Pontianak terus menumbuhkan perhatian dalam bidang Kesehatan, terutama Kesehatan untuk anak. Sabtu 12/8/2023.
BERITA14/08/2023 | Pindi
Siswa SD-SMP Sisihkan Rp1000 Setiap Jumat Bantu Siswa Kurang Mampu Dalam Program Like Sedekah Jumat dari Siswa Untuk Siswa
Siswa SD-SMP Sisihkan Rp1000 Setiap Jumat Bantu Siswa Kurang Mampu Dalam Program Like Sedekah Jumat dari Siswa Untuk Siswa
Oleh Konten Baznas Pontianak Juli 28, 2023 Kepedulian siswa-siswa sekolah dalam berbagi dengan sesama siswa lainnya yang kurang mampu menjadi sebuah penyemangat Program Like Sedekah Jumat yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak. Betapa tidak, mereka dengan sukarela menyisihkan uang jajan sebesar Rp1.000 untuk membantu siswa-siswa kurang mampu dalam memenuhi berbagai keperluan sekolah seperti tas, buku dan alat tulis hingga seragam sekolah. Sedekah yang terkumpul dari para siswa tersebut, disalurkan Baznas Kota Pontianak berupa peralatan dan perlengkapan sekolah untuk membantu anak-anak SD dan SMP dari kalangan keluarga kurang mampu. Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendukung dan mengapresiasi aksi sosial ini dalam mengentaskan persoalan-persoalan di masyarakat yang masih memerlukan bantuan uluran tangan dari para dermawan terutama di bidang pendidikan. Dengan adanya program Like Sedekah Jumat ini yang mana para siswa secara sukarela menyisihkan uang jajannya untuk bersedekah, maka teman-teman sebayanya dari kalangan keluarga kurang mampu bisa mendapatkan kesempatan dalam mengenyam pendidikan. "Kita harapkan aksi ini semakin besar dan meluas sehingga banyak melibatkan tidak hanya siswa SD dan SMP tetapi juga dunia usaha sehingga siswa-siswa yang tidak mampu tetap bisa menikmati pendidikan yang layak," ujarnya usai meluncurkan Program Like Sedekah Jumat yang juga dihadiri Wakil WaliKota Pontianak Bahasan di Bundaran Tugu Digulis Untan, Jumat (28/7/2023) pagi. Edi berharap launching Program Like Sedekah Jumat ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi terus dimonitor dan dievaluasi, berapa hasil penggalangan sedekah dan siapa saja yang berhak menerima dan sebagainya. "Sehingga bisa mengevaluasi sejauh mana manfaat yang dirasakan bagi masyarakat terutama anak-anak sekolah dari keluarga kurang mampu," ungkapnya. Program ini dinilainya sangat bagus dalam memberikan edukasi sekaligus menggerakkan para siswa untuk peduli dengan sesama melalui gemar bersedekah dan berbagi lewat Program Like Sedekah Jumat. Pendidikan anak-anak begitu penting dan harus mendapat perhatian dari semua pihak sehingga mereka sebagai generasi penerus bangsa kelak akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan. "Karena hanya sumber daya manusia lah yang bisa menjadikan kota ini semakin lebih maju," kata Edi. Dirinya juga menekankan kepada jajaran Disdikbud Kota Pontianak untuk memonitor jangan sampai ada anak-anak yang tidak mendapat kesempatan dalam pendidikan. Edi bilang, tidak ada alasan anak-anak tidak bersekolah, baik itu berkaitan dengan ruang belajar, biaya dan alasan lainnya. Ia tak ingin anak-anak usia sekolah dipersulit dalam mengenyam pendidikan, baik dari sisi persyaratan maupun dari sisi perlengkapan sekolah. Terpenting adalah, terutama kepala sekolah, untuk berkoordinasi dengan Disdikbud Kota Pontianak berkaitan persoalan yang dihadapi di lapangan. "Sebagai contoh, keterbatasan ruang belajar, keterbatasan seragam maupun perlengkapan sekolah dan lain sebagainya. Sebagaimana komitmen Pemerintah Kota Pontianak yang akan membantu siswa-siswa tersebut, baik secara formal maupun informal," imbuhnya. Ketua Baznas Kota Pontianak Sulaiman menjelaskan, Program Like Sedekah Jumat ini merupakan salah satu program besar Baznas Kota Pontianak di sektor pendidikan. Program sosial ini boleh dibilang baru di Kota Pontianak. Harapannya dengan adanya program ini bisa membantu dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Pontianak. Kedepan, Program Like Sedekah Jumat ini diharapkan bisa menjadi salah satu program unggulan di Kota Pontianak. "Apalagi melihat masih banyak anak-anak sekolah yang kurang mampu dan membutuhkan uluran tangan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan mereka lewat Like Sedekah Jumat," tuturnya. Sulaiman menambahkan, Baznas Kota Pontianak sebagai amil yang ditunjuk oleh pemerintah dan secara agama. Selaku amil, Baznas berhak mengumpulkan dan mendistribusikan serta mengelola zakat, infaq dan sedekah. "Kami dari Baznas Kota Pontianak merasa bertanggung jawab dan ingin membantu anak-anak dari kalangan kurang mampu melalui program Like Sedekah Jumat," ucapnya. Meski sedekah yang dikumpulkan nilainya hanya Rp1.000 dari tiap-tiap siswa sekolah, tetapi dengan koordinasi yang baik antara Baznas, Disdikbud dan sekolah, dirinya yakin manfaat yang dirasakan sangat luar biasa, terutama terhadap siswa kurang mampu dalam mengenyam pendidikan. "Insha Allah manfaatnya akan luar biasa. Alhamdulillah kita bisa membantu melunasi tunggakan SPP anak-anak dari kalangan keluarga tidak mampu yang mengenyam pendidikan di sekolah swasta. Kemudian pakaian sekolah, tas dan keperluan sekolah juga bisa kita bantu," terang Sulaiman.
BERITA28/07/2023 | pindi
Bukber bareng 200 Santri Penghafal Qur'an
Bukber bareng 200 Santri Penghafal Qur'an
Bukber Bareng Santri Penghafal Al-Qur'an. Assalamu'alaikum #kawanbaznas bagaimana puasanya hari ini? tentunya selalu dalam aktifitas bersama Alqur'an yah! Memuliakan penghafal qur'an merupakan keutamaan yang paling besar di hadapan Allah sebagaimana sabda Rasulullah SAW; Termasuk pengagungan kepada Allah Ta’ala yaitu menghormati seorang muslim yang sudah tua, memuliakan penghapal Al-Qur’an dengan sepantasnya tidak terlalu berlebihan dan tidak pula mengabaikannya, dan memuliakan pemimpin yang adil.” (Hadits hasan. HR. Abu Daud). Alhadulillah Baznas Kota Pontianak telah mengadakan Bukber bareng 200 santri penghafal qur'an, terdiri dari duafa, muallaf dan yatim, sekaligus memberikan paket sembako beras dan Alqur'an sebanyak 80 buah, kamis 6/4/2023 Yayasan Darul Qur'an Alharamain, Jl. Sepakat II komp. Bumi sepakat permai No E3. Semoga kita yang terlibat dalam memuliakan penghafal Qur'an akan diberi ganjaran pahala yang berlipat di bulan Ramadhan ini.
BERITA06/04/2023 | Rifqi
Teladan Pemimpin Membayar Zakat
Teladan Pemimpin Membayar Zakat
Pontianak (baznaspontianak) – Sebagai salah satu Rukun Islam, zakat merupakan kewajiban umat Muslim yang telah memenuhi syarat sebagai muzaki. Dalam momentum bulan Ramadan ini, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh perangkat daerah untuk mengeluarkan zakat, baik zakat fitrah maupun zakat maal. Sebab sebagai pimpinan perangkat daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi teladan bagi bawahannya dalam menunaikan zakat yang menjadi kewajibannya. “Dalam ajaran Islam, kita berkewajiban untuk mengeluarkan zakat sebagai pembersih harta atau penghasilan yang kita peroleh,” ujarnya saat membuka pelaksanaan penghimpunan zakat maal dari kepala-kepala OPD di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota, Rabu (29/3/2023).Penghimpunan zakat maal bertajuk ‘Teladan Pemimpin Membayar Zakat’ ini digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak bekerja sama dengan Pemkot Pontianak. Edi berharap para kepala perangkat daerah mengkoordinir jajaran ASN di masing-masing OPD untuk membayar zakat maal. “Zakat ini sejalan dengan program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan,” ungkapnya. Ia menilai kegiatan ini bisa memberikan keteladanan bagi ASN-ASN lainnya untuk menunaikan kewajibannya melaksanakan Rukun Islam. Banyak manfaat yang diperoleh dengan berzakat. Selain membersihkan harta dan penghasilan yang diperoleh, zakat juga bertujuan mengentaskan kemiskinan. “Semoga para ASN bisa menjadi teladan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat,” tuturnya. Ketua Baznas Kota Pontianak Sulaiman mengajak dan mengimbau seluruh OPD yang ada di lingkungan masing-masing untuk mengajak seluruh ASN berzakat melalui Baznas Kota Pontianak. “Melalui penghimpunan zakat hari ini, kami berharap bisa mendorong seluruh ASN menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kota Pontianak,” imbuhnya. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak karena mendukung program Like Sedekah Jumat di tingkat SD dan SMP yang sudah berjalan. “Insha Allah Like Sedekah Jumat ini akan dilaunching setelah Ramadan di Tugu Digulis Untan,” katanya. Program Like Sedekah Jumat ini mengkoordinir seluruh SD dan SMP dalam menghimpun sedekah dari para siswa untuk disalurkan kepada yang berhak menerimanya. “Untuk legalitasnya kita bentuklah Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masing-masing di setiap sekolah,” terang Sulaiman. Menurutnya, zakat yang dikelola Baznas Kota Pontianak sebesar Rp1,5 miliar. Sedangkan yang dikelola UPZ yang ada di Kota Pontianak terutama di masjid-masjid total sekitar Rp4,495 miliar, sehingga total sebesar Rp5,6 miliar.“Target kami di tahun 2023 sesuai dengan RKAT sekitar Rp7,225 miliar,” sebutnya. Sulaiman merincikan, rencana penyaluran zakat terbagi dalam dua kategori, yakni penyaluran sesuai dengan asnaf dan penyaluran sesuai program Baznas. Penyaluran zakat sesuai asnaf ada delapan asnaf. Dengan rincian penyaluran untuk fakir senilai 20,4 persen, miskin 35,1 persen, amil 12,5 persen, mualaf 3,2 persen, riqab 0 persen karena dari Kementerian Agama sudah tidak ada lagi, gharimin 5,9 persen, fisabilillah 20,4 persen, ibnu sabil 2,5 persen. “Sedangkan rencana sesuai dengan penyaluran program, ada lima yakni program kemanusiaan 31,7 persen, kesehatan 9,2 persen, pendidikan 22 persen, ekonomi 22,8 persen, dakwah dan advokasi 14,3 persen,” paparnya. Dia juga menjelaskan cara mudah untuk berzakat bisa diakses lewat media sosial seperti Instagram dan Facebook maupun website resmi Baznas Kota Pontianak di https://kotapontianak.baznas.go.id/. “Di website itu tersedia data-data, mulai dari pendistribusian, pengumpulan dan laporan-laporan serta penghitungan zakat terangkum di website tersebut,” pungkasnya.
BERITA29/03/2023 | Rifqi
Serah Terima Gerakan Like Sedekah SD 22
Serah Terima Gerakan Like Sedekah SD 22
Penyerahan GLS (Gerakan Like Sedekah) secara simbolis di serahkan oleh kepala sekolah Dasar 22 pontianak barat pada hari senin/13/03/23. Tepat di upaca hari senin anak-anak SD 22, BAZNAS Kota Pontianak berkesempatan menyampaikan kepada murid murid akan pentingnya bersedekah terutama di hari jum'at. sedekah yang kita berikan secara ikhlas akan di lipatgandakan oleh Allah SWT sebanyak 700 kali lipat dan itu akan berdampak sosial yang luar biasa, terutama pendidikan anak-anak yang tidak mampu untuk membiayai sekolahnya, "Nantinya akan kita belikan peralatan sekolah mereka agar mereka mendapatkan seragam yang layak untuk mereka pakai.
BERITA13/03/2023 | Rifqi
RAKORDA VI BAZNAS KOTA PONTIANAK BERSAMA UPZ MASJID TAHUN 2023
RAKORDA VI BAZNAS KOTA PONTIANAK BERSAMA UPZ MASJID TAHUN 2023
Sebagai satu diantara Rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh setiap umat muslim yang mampu, zakat memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam membantu meringankan beban kaum fakir miskin dan duafa. Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengutarakan, dari sisi agama, zakat merupakan Rukun Islam, namun jika dilihat secara sosial, zakat memberikan dampak yang sangat luar biasa. "Kalau kita bisa mengoptimalkan para muzakki (orang yang berzakat) untuk berzakat, saya yakin zakat yang terkumpul akan lebih banyak lagi untuk disalurkan kepada kaum duafa dan fakir miskin," ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) VI Baznas Kota Pontianak bersama UPZ Masjid se-Kota Pontianak di Aula Rumah Dinas Walikota Pontianak, Sabtu (4/3/2023). Menurutnya, tidak semua umat muslim yang memahami betul mengenai zakat. Sebab masih ada sebagian umat muslim yang belum memahami kapan waktunya dia berzakat dan kadar yang harus dikeluarkannya. Untuk itu, kehadiran Baznas di tengah masyarakat juga untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi terkait tata cara zakat. "Baznas bisa menyampaikan pemahaman dan mensosialisasikannya, bisa melalui spanduk-spanduk, pamflet, media sosial dan kanal-kanal lainnya," ungkap Edi. Di era sekarang ini dirinya berharap adanya kolaborasi bersama, termasuk antara Baznas, UPZ yang ada di masjid maupun surau serta Pemkot Pontianak bisa terjalin baik. Hal yang terpenting adalah transparansi dalam tata kelola pengumpulan zakat. "Misalnya, hasil pengumpulan zakat di UPZ, berapa persen yang dikelola Baznas, berapa persen UPZ termasuk siapa yang berhak menerima zakat," tukasnya. Edi mengingatkan supaya zakat yang terkumpul ini hendaknya diberikan kepada yang berhak menerimanya sehingga penyalurannya tepat sasaran. Kriteria-kriteria mustahik (penerima zakat) hendaknya disepakati agar tidak salah sasaran. "Dalam Rakorda ini saya harapkan UPZ-UPZ menyampaikan apa yang menjadi kendala atau permasalahan selama menjalankan tugasnya supaya mendapat rumusan-rumusan yang lebih baik untuk meningkatkan nilai dan peran serta umat muslim untuk berzakat," tuturnya. Ketua Baznas Kota Pontianak Sulaiman mengajak UPZ-UPZ yang ada di masjid-masjid maupun surau mulai berinovasi untuk meningkatkan zakat yang terkumpul. UPZ diminta tidak lagi menerapkan pola lama yang hanya beroperasi di bulan Ramadan. "Artinya, UPZ tetap buka, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi di luar bulan Ramadan juga tetap beroperasi," ucapnya. Ia menerangkan, UPZ yang sudah mengantongi Surat Keputusan (SK) dari Baznas Kota Pontianak saat ini tercatat sebanyak 229 UPZ. Terdiri dari UPZ masjid sebanyak 182 UPZ, surau 28 UPZ, instansi pemerintah 31 UPZ, perwakilan SD sebanyak 4 kecamatan, SMP Negeri ada 6 UPZ dan swasta ada 9 UPZ. Sedangkan menurut data dari Kementerian Agama Kota Pontianak bahwa masjid di Kota Pontianak terdapat sekitar 350 masjid. "Artinya masih banyak masjid yang belum memiliki SK dari Baznas Kota Pontianak. Oleh karena itu kita mengimbau dan berharap seluruh masjid yang menyelenggarakan pengumpulan zakat agar mengantongi SK atau surat keterangan yang resmi dari Baznas Kota Pontianak," imbaunya. Sulaiman memaparkan hasil pengumpulan zakat Baznas Kota Pontianak pada tahun 2022 tercatat sebanyak Rp4,465 miliar, ditambah dengan 98.728 kilogram beras. Kemudian, jika beras dikonversi menjadi uang, maka beras sejumlah 98.728 kilogram tersebut senilai Rp1,184 miliar. Sehingga jika ditotalkan nilai yang berhasil dikumpulkan Baznas Kota Pontianak tahun 2022 Rp5,650 miliar. "Dari jumlah tersebut, yang dikelola oleh Baznas Kota Pontianak senilai Rp1,520 miliar. Sementara yang lainnya dikelola oleh UPZ masing-masing yang ada di Kota Pontianak senilai Rp4,313 miliar," pungkasnya. Dalam kesempatan itu juga diserahkan penghargaan kepada 10 UPZ masjid-masjid se-Kota Pontianak sebagai UPZ pengumpul zakat terbesar dan teraktif. Penghargaan tersebut diberikan oleh Baznas Kota Pontianak.
BERITA06/03/2023 | Rifqi
Penitipan Kotak Amal BAZNAS Kota Pontianak ke UPZ SD Pontianak Selatan
Penitipan Kotak Amal BAZNAS Kota Pontianak ke UPZ SD Pontianak Selatan
Dalam Meningkatkan pengumpulan BAZNAS Kota Pontianak membuat Kota Amal untuk di titipkan kepada setiap Sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menenga pertama (SMP) untuk membiasakan murid murid dalam bersedekah setiap jum'atnya, sifat ini sukarela dan memudahkan, yaitu cukup 1000 rupiah saja, kita bisa membantu baiaya anak yang ingin sekolah, perlatan sekolah untuk anak yang kurang mampu. Artinya sedekah ini dari mereka untuk mereka yang membutuhkan
BERITA13/02/2023 | Rifqi
BAZNAS Ikut Andil dalam TIM Pilot Project Konsolidasi Tanah Pertama BPN
BAZNAS Ikut Andil dalam TIM Pilot Project Konsolidasi Tanah Pertama BPN
Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, menjadi pilot project program konsolidasi aanah pertama yang digagas oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Hal ini disampaikan Direktur Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Aria Indra Purnama, Selasa, 7 Februari 2023. Aria Indra Purnama menerangkan, dipilihnya Kota Pontianak, dalam hal ini Kelurahan Bansir Laut, sebagai pilot project karena kawasan itu dinilai menarik melihat lokasinya yang berada di tepian Sungai Kapuas. "Kelurahan Bansir Laut menjadi salah satunya lokasi pilot project tersebut. Kami harapkan kalau ini memang berhasil, bisa menjadi contoh yang akan kami replikasikan ke seluruh Indonesia," ujarnya usai Workshop Kolaborasi Pembangunan Hunian bagi Masyarakat di Lokasi Pilot Project Konsolidasi Tanah Kota Pontianak. Kelurahan Bansir Laut adalah salah satu contoh pilot project pertama dilakukan konsolidasi tanah di Indonesia khususnya ATR/BPN. Aria katakan, program yang digagas Kementerian ATR/BPN tersebut dalam rangka penataan kawasan kumuh. Konsolidasi tanah sendiri adalah kebijakan pertanahan mengenai penataan kembali, penguasaan tanah serta usaha pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup atau pemeliharaan sumber daya alam, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Dalam program tersebut, Aria menyebut, masyarakat akan menerima sertifikat tanah. Pemberian sertifikat itu menjadi salah satu kunci penataan kawasan yang menjadi pilot project. Dengan masyarakat menerima sertifikat tanah miliknya, pelaksanaan penataan kawasan itu akan lebih baik. "Setelah adanya penataan dan masyarakat telah menerima sertifikat, pastinya nilai tanah di kawasan itu akan lebih tinggi dan tertata," ungkap Aria. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mendukung program konsolidasi tanah ini sebagai upaya meningkatkan lingkungan hunian masyarakat lebih tertata rapi. Konsolidasi tanah ini juga melibatkan peran serta masyarakat di kawasan yang akan dilakukan penataan. "Konsolidasi ini diperlukan dalam rangka penataan kawasan terutama yang berada di tepian Sungai Kapuas," ujarnya. Penataan itu akan menjadikan kawasan lebih rapi dan tidak lagi terkesan kumuh. Manfaat lain yang dirasakan masyarakat adalah dengan menerima sertifikat tanah sehingga mereka memiliki legalitas atas kepemilikan tanah miliknya. "Selain pemukiman yang lebih teratur dan rapi, nilai aset di kawasan tersebut ikut meningkat," pungkasnya.
BERITA07/02/2023 | Rifqi
BAZNAS KOTA PONTIANAK Lantik Pengurus UPZ Sekolah Kec. Pontianak Selatan
BAZNAS KOTA PONTIANAK Lantik Pengurus UPZ Sekolah Kec. Pontianak Selatan
BAZNAS KOTA PONTIANAK Lantik Pengurus UPZ Sekolah Kec. Pontianak Selatan Sebanyak 5 pengurus UPZ SD se-kecmatan Pontianak Selatan di beri SK UPZ untuk diberi legalitas dalam pemungutan zakat, infak, sedekah untuk anak-anak di lingkungan sekolah, Sosialisasi tersebut di sambut baik oleh Dinas Pendididikan dan kebudayaan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) kec. Pontianak Selatan, semoga ini menjadi kerjasama yang bisa membantu para siswa-siswi yang kurang mampu, tidak memiliki perlengkapan sekolah, tunggakan sekolah dll. 20/01/2023
BERITA20/01/2023 | Rifqi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Pontianak.

Lihat Daftar Rekening →