Press Release Terbaru
BAZNAS Kota Pontianak Salurkan Bantuan Sembako 3 Bulan untuk Warga Terdampak TBC
Pontianak, Senin 22 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pontianak bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Pontianak menyalurkan bantuan paket sembako bagi 50 warga terdampak penyakit TBC dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Program ini akan berlangsung selama 3 bulan ke depan sebagai bentuk dukungan berkelanjutan kepada penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kota Pontianak menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup para penerima manfaat. “Bantuan ini bukan hanya sekadar sembako, tetapi juga wujud perhatian dan kepedulian agar saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan TBC tetap memiliki semangat menjalani pengobatan hingga tuntas,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak menambahkan, TBC merupakan penyakit yang tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memengaruhi kondisi ekonomi keluarga. “Dengan adanya bantuan dari BAZNAS, kami berharap pasien dapat lebih fokus dalam proses penyembuhan tanpa terlalu khawatir dengan kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap mulai hari ini, 22 September 2025, dan akan berlanjut selama tiga bulan ke depan. Setiap penerima akan mendapatkan paket sembako yang disalurkan langsung sesuai data yang diverifikasi oleh BAZNAS dan Dinas Kesehatan.
Melalui program ini, BAZNAS Kota Pontianak terus mengajak masyarakat untuk peduli dan mendukung sesama, terutama mereka yang tengah berjuang menghadapi penyakit serta kesulitan ekonomi.
PRESS_RELEASE22/09/2025 | Humas Baznas Pontianak
Agenda Pendampingan Pra Audit Syariah di Kalimantan Barat
Dalam upaya meningkatkan transparansi dan kepatuhan dalam pengelolaan zakat, bertempat di Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pontianak Jl. Nirbaya Kotabaru Pontianak di gelar sesi pendampingan pra audit syariah bagi Lembaga Pengelola Zakat di Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (6/6/2024).
Kegiatan ini menghadirkan tim pendamping pra audit Syari'ah dari Subdit Akreditasi dan Audit Syariah Kementerian Agama RI, dipimpin oleh Analis Kebijakan Ahli Muda, Nikmah.
Ketua Tim Seksi Pemberdayaan, Pemantauan, dan Evaluasi Lembaga Pengelola Zakat Emmy Jumartina, menyatakan pendampingan ini sebagai langkah strategis dalam memastikan kesesuaian dokumen dan prosedur sebelum menjalani audit resmi oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI.
Turut mendampingi audit Syari'ah tersebut Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Pontianak Yuliansyah sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mendukung upaya peningkatan kualitas pengelolaan zakat di tingkat lokal.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Pontianak Sulaiman, mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal proses ini. "Melalui pendampingan dan monitoring ini, kami optimis dapat memastikan bahwa setiap langkah dalam pengelolaan zakat berada dalam koridor syariah yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Dalam pendampingan pra audit syariah ini hadir juga para pengurus BAZNAS Kabupaten Kayong Utara dan BAZNAS Kabupaten Sintang, sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat sistem pengelolaan zakat di seluruh Indonesia.
(Sumber: Kemenag Provinsi Kalbar)
PRESS_RELEASE06/06/2024 | ria
Pemimpin Menjadi Teladan Menunaikan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak menyelenggarakan sosialisasi dengan tema ‘Teladan Pemimpin Membayar Zakat’ di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (21/3/2024). Sebagai lembaga yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola zakat, kegiatan ini bertujuan agar pemimpin menjadi contoh teladan untuk membayar zakat yang merupakan kewajiban bagi umat muslim.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi, mengatakan dalam membayar zakat, pemimpin menjadi contoh teladan bagi masyarakat untuk menunaikan kewajibannya. Ia mengimbau kepada jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah kota Pontianak, mulai dari pejabat eselon dua, tiga dan empat untuk menunaikan kewajiban membayar zakat melalui Baznas agar persoalan kemiskinan dan permasalahan sosial bisa teratasi.
“Agar dalam mengeluarkan zakat tidak merasa berat, maka jangan mengulur waktu sehingga jumlahnya tanpa disadari menumpuk,” ungkapnya.
Misalnya, seseorang membeli emas 10 gram, maka dapat langsung mengeluarkan zakatnya 2,5%. Dengan demikian jumlah yang dikeluarkan tidak begitu besar.
“Dan yang terpenting dia tidak lupa mengeluarkan zakatnya karena sudah ditunaikan setelah membeli emas,” kata Mulyadi.
Ketua Baznas Kota Pontianak, Sulaiman, mengutarakan bahwa Baznas Kota Pontianak memiliki sejumlah program yang diperuntukkan dalam mengentaskan permasalahan sosial dan kemiskinan. Diantaranya, program kemanusiaan yang mencakup pembagian bantuan 500 paket pada Festival Ramadan, Baznas Tanggap Bencana, bedah rumah dan WC serta khitanan massal.
Kemudian program pendidikan meliputi Like Sedekah Jumat di tingkat siswa SD dan SMP, beasiswa dhuafa, perlengkapan sekolah dan lainnya.
“Kami juga memiliki program di bidang kesehatan, yakni layanan kesehatan bekerja sama dengan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ), masjid, Dinas Kesehatan dan Puskesmas,” jelasnya.
Dalam pengumpulan zakat, pihaknya menyediakan alternatif layanan yang bisa dimanfaatkan para wajib zakat. Mulai dari UPZ, konter Baznas Kota Pontianak, gerai zakat, kantor digital, aplikasi (Linkaja), jemput zakat atau bisa melalui website resmi Baznas Kota Pontianak di laman https://kotapontianak.baznas.go.id.
“Semua itu kita sediakan untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajibannya membayar zakat,” pungkasnya.
PRESS_RELEASE21/03/2024 | ria

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
